Alhamdulillah, Dzikir dan Sholawat Kebangsaan Bisa berjalan dengan lancar dan sukses di Halaman SMP IT QOLSABA dan Ponpes AL MUAYYAD AL MALIKY Jati Kudus.
Ucapan Terima Kasih yang Hadir :
Al Habib Muhammad bin Abdullah Al Junaid dari Yaman
KH. Muhammad Zaenuri (Pengasuh Ponpes Al Muayyad)
Irjen.Pol Drs. H. Condro Kirono (Kapolda Jateng) Beserta Rombongan
Kapolres Kudus dan Anggota
Al Habib Abu Bakar Baagil (Kudus)
Al Habib Syafiq Al Kaff (Kudus)
Al Habib Syarif Al Hamid (jepara)
KH. Abdurrahman Syamsuri (Kudus)
H. Abdul Hadi (PC NU Kudus)
Bp. Andrias Wahyu Adi (camat jati)
Bp. Bambang S.(Kapolsek Jati)dan Anggota
Kapten Suprapto (Koramil Jati) dan Anggota
H. Subhan (MWC NU) Jati
H. Sumadi, KUA Jati
Pengurus Qolbun Salim Al Bark
Alumni Qolbun Salim
Jamaah Setia Dzikrul Ghofilin
Tim Pendiri SMP IT QOLSABA
Pengurus Ponpes Pa.Pi Al Muayyad
Guru, karyawan SMP IT Qolsaba
Banser NU
PAC IPNU IPPNU JATI
PR. IPNU IPPNU Se. Kec. Jati
CBP KPP Jati
PA. PASUS
Grup Rebana Nuruzzein
Grup Rebana Ahbabur Rasul
(H. Aniq Makky)
Grup Rebana Se. Kec. Jati
Santri Santri Kudus, Pati, Demak, Jepara, Semarang.
Sound System SOBA
para Tamu Undangan yang belum saya sebut satu persatu.

Malam Dzikir dan Sholawat Kebangsaan dan HUT RI KE 72 ini duduk bersama para Habaib, Ulama, Kyai, Umaro di satu panggung untuk Ber MUJAHADAH dan BERSHOLAWAT untuk Bangsa Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga bangsa kita aman gemah ripah loh jinawe, toto titi tentrem karto rahajo.

Ribuan jamaah dengan khidmat mengikuti Dzikir ini, dan juga mendengarkan Mauidhoh khasanah keagamaan dan kebangsaan.
Ini baru pertama kali bagi keluarga yayasan qolbun salim al bark mengadakan acara seperti ini. Semoga tahun depan bisa tambah dan juga lebih baik dengan persiapan yang tambah baik.

4 Pilar Kebangsaan yang disampaikan oleh Kapolda Jateng tadi adalah PBNU (Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD45), ini kita harus pegang erat dan kita amalkan agar mewujudkan Bangsa yang Damai, persatuan dan kesatuan bangsa. Tidak terhasut oleh faham faham yang merusak tatanan Bangsa kita.
Diakhir pidato kebangsaaannya beliau menambahi bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia ini adalah munculnya resolusi jihad NU, peran serta para Kyai, ulama, dan Santri ini dan rakyat Indonesia pada umumnya  untuk bersatu memerangi penjajah.
#red.Najib.