PENGENALAN IPNU-IPPNU KEPADA SISWA-SISWI SMP IT QOLSABA

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Jati memperkenalkan IPNU-IPPNU kepada Siswa-Siswi SMP IT QOLSBA Jati Kudus pada hari Rabu (18/07/2018), tepatnya di Aula Kelas.

Kegiatan ini juga merupakan serangkaian program MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) tahun 2018 dan bekerjasama dengan PAC Kecamatan Jati, Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua PAC IPPNU Rekanita Anis Maghfiroh, Rekan Qomaruddin Rizaldi (Wasek PSP) dan Rekanita Romlah Roaini (Wasek kaderisasi).

Kami sangat senang atas kerjasamanya dari PAC IPNU-IPPNU karena dengan “Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan IPNU-IPPNU kepada Siswa-Siswi di sekolah menengah pertama swasta (SMP) dan juga pada lingkungan pondok pesantren karena anak-anak kami ini kebanyakan yang mondok,” dan kedepan agar juga diadakan MAKESTA dan mendirikan Komisariat dilingkungan sekolah kami, kata Syaifuddin Najib selaku kepala sekolah.

Menurut Anis Maghfiroh (ketua PAC IPPNU Kecamatan Jati) kegiatan seperti ini harus kita giatkan lagi agar kader muda semakin bertambah, dan seperti kita ketahui bersama problem utama kita adalah minimnya kader untuk meneruskan perjuangan.

“Tujuan didirikannya IPNU-IPPNU adalah untuk berkontribusi di masyarakat, sejak dulu, sekarang bahkan nanti. Saya harap semakin banyak kader di IPNU-IPPNU. Merekalah tonggak pejuang-pejuang di tengah masyarakat di masa yang akan datang”, tutur Rekan Qomaruddin Rizaldi.

Kemudian, di sela-sela acara, siswa-siswi juga diajak bermain bersama untuk melepas lelah dan penatvsetelah mendengarkan pemaparan materi IPNU-IPPNU.

Sementara itu, kegiatan ini mendapat tanggapan yang sangat baik dan luar biasa dari Pengasuh Pondok Pesantren sekaligus Putra Beliau Abah Zen yaitu Gus Amiek.

“Saya rasa kegiatan ini sangat positif sekali, apalagi adanya IPNU-IPPNU sangat membantu bagi pengembangan muda mudi masa kini, seperti kita ketahui bersama muda mudi zaman sekarang seakan enggan mempertahankan tradisi Islam nusantara karena sudah dipengaruhi tradisi atau budaya-budaya luar yang sering kali justru merusak tradisi asli bangsa sendiri,” tutur Gus Amiek, Putra Pengasuh PP. Al Muayyad Al Maliky Abah Zen Kudus.

Harapanya, tambah beliau, adanya IPNU IPPNU ini, muda mudi Indonesia bisa menjaga dan mengembangkan tradisi Islam Nusantara khususnya dikalangan Pondok dan SMP IT QOLSABA. (red NH).