Kudus, 20 Juli 2025 — Kementerian Agama Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Kudus resmi memberangkatkan 45 santri terbaik untuk mengikuti Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Falah Amtsilati, Jepara, pada tanggal 21–23 Juli 2025.
Acara pelepasan berlangsung pada Senin pagi, 21 Juli 2025, di Kantor Aula Kemenag Kudus dan dihadiri langsung oleh Kabag Umum Kemenag Kudus H. Sony Wardana, Kasi PD. Pontren H. Afif Noor dan Syaifuddin Najib Ketua FKPP Kudus serta para pendamping lembaga pesantren, pembimbing lomba, serta para santri.
✨ Semangat dan Harapan dari Kemenag Kudus dalam sambutannya, menyampaikan bahwa MQK adalah ajang bergengsi yang tidak hanya mengukur kemampuan akademik pesantren dalam bidang kitab kuning, tetapi juga menjadi bagian dari syiar tradisi intelektual Islam.
"Para santri membawa nama baik pesantren dan Kabupaten Kudus. Tunjukkan semangat juang, sportivitas, dan akhlak santri yang berilmu dan beradab. Bismillah, semoga Kudus bisa menorehkan prestasi terbaik," ujarnya.
🌐 Beragam Cabang Lomba: Kitab Kuning, Debat, hingga Lalaran Alfiyah
Kontingen MQK Kabupaten Kudus tahun ini tampil lebih lengkap dan kompetitif dengan 45 peserta yang akan mengikuti berbagai cabang lomba, meliputi:
Musabaqah Qira’atil Kutub (Fiqih, Ushul Fiqh, Tauhid, Akhlak, Nahwu-Sharaf, Tafsir, dan lainnya). Debat Bahasa Arab, Debat Bahasa Inggris. Lalaran Kitab Alfiyah Ibn Malik (hafalan syair ilmu nahwu berbentuk nadzam)
Menurut Ketua FKPP Kudus, Syaifuddin Najib, MQK tahun ini menjadi momen istimewa karena santri tidak hanya ditantang dalam membaca dan memahami kitab kuning, tetapi juga diuji kemampuannya dalam berkomunikasi, bernalar kritis, dan menghafal turats. Lomba debat dan lalaran Alfiyah menjadi bukti bahwa pesantren tidak tertinggal, tapi justru unggul dalam membina generasi yang berpikir sistematis dan fasih berbahasa, ungkap beliau.
Dukungan Penuh dari FKPP dan Kemenag Kudus. Para peserta telah melewati seleksi ketat dan pembinaan intensif selama beberapa pekan terakhir. Tim pendamping terdiri dari pengurus FKPP, pembina pesantren, dan staf Seksi PD Pontren Kemenag Kudus yang siap memastikan kelancaran dan kesiapan mental para peserta.
Kami optimis, santri Kudus akan tampil maksimal dan membawa pulang hasil terbaik. Tahun ini kita targetkan tidak hanya lolos, tetapi juga menjuarai cabang strategis," tegas salah satu pembina teknis dari tim pelatih MQK dan melaju di tingkat Nasional.
Dengan penuh harapan dan doa restu, 45 santri pilihan Kabupaten Kudus diberangkatkan untuk mengukir prestasi di MQK Tingkat Jawa Tengah 2025. Semoga mereka menjadi duta ilmu yang membawa berkah dan kemuliaan bagi pesantren, masyarakat, dan bangsa.(nn)
0 Comments